Posted by: feliin on: 7 Desember 2008
sebenarnya, hari sabtu yang lalu, akk dan teman-teman sekelas pergi melayat ke rumah salah seorang teman kami yang baru saja kehilangan seorang ayah di dalam keluarganya. begitu kami pertama kali melihat teman kami itu yang bernama iqbal, kami terhenyak.
Terlihat sudah dari pancaran wajahnya yang amat tegar. kami tau, jauh di lubuk hatinya dia sangatlah bersedih. bagaimana tidak, kehilangan salah satu orang yang kita sayangi selama-lamanya adalah suatu hal yang tidak akan pernah kita lupakan dan relakan namun harus tetap di lalui. harus tetap kita rasakan pahitnya. dan harus tetap kita menancapkan kata tabah dan pasrah di dalam perasaan kita. Didalam hati kita. terhadap suatu kehendak dan sesuatu yang sudah menjadi kektentuan hidup, atau istilahnya Takdir.
Kalu akk sedang berada dalam posisi seperti iqbal, akk tidak tau akan bagaimana menghadapinya. sangat susah terbayangkan.
mudah-mudahan iqbal beserta keluarga besarnya yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran oleh ALLAH SWT.. amiin.
Nah, satu hal yang kita petik dari peristiwa ini.
Kita tau setiap kematian seseorang pasti ada caranya masing-masing, dan semua itu tidak dapat kita duga sebelumnya. untuk menghadapi itu, kita harus selalu siap dengan hal apa saja yang akan terjadi nanti. Teruslah berbuat kebaikan terhadap apa saja dan terutama jadilah anak sholeh terhadap kedua orangtua kita.